Jangan Langsung Hidupkan Motor Setelah Terendam Banjir

Jangan-Langsung-Hidupkan-Motor-Setelah-Terendam-Banjir

Jakarta – Hujan yang mengguyur pada saat malam pergantian tahun 2019 menuju tahun 2020 menyebabkan banjir yang menggenangi daerah Jakarta, Bekasi, Tangerang dan sekitarnya. Banyak yang tidak sempat memindahkan barang barang yang ada di dalam rumah ketempat yang aman dari banjir, termasuk juga kendaraan roda dua dan roda empat.

Musibah memang tidak diduga kapan datangnya, bahkan lokasi yang sebelumnya tidak pernah banjir mau tidak mau tahun 2020 ini ikut merasakan kebanjiran juga, tetapi ada beberapa daerah yang langganan banjir ternyata malah tidak banjir.

Jangan-Langsung-Hidupkan-Motor-Setelah-Terendam-Banjir

Pertolongan Pertama Pada Motor Yang Kebanjiran

Bagi pemilik kendaraan yang motornya ikut terendam banjir ada baiknya pertolongan pertama yang dilakukan adalah seperti dibawah ini agar menimalisir kerusakan yang akan terjadi.

  • Jangan langsung menghidupkan motor setelah terendam banjir, karena air sudah menyusup kebagian ruang mesin dan beberapa komponen sudah dimasuki air. Ingat, jangan gatel motor ingin langsung dihidupkan, biarkan saja dahulu. Di khawatirkan kalau baterai (aki) atau komponen kelistrikan motornya masih ada sisa sia air. Sehingga saat dinyalakan, air bisa masuk ke sistem mesin ini tentu akan menyebabkan masalah yang semakin banyak.
  • Dan yang paling parah adalah terjadinya water hammer, yaitu masuknya air kedalam ruang bakar dan ikut terkompresi sehingga menyebabkan piston pecah atau setang piston menjadi bengkok, nahhh kalau sudah begini biaya untuk memperbaiki malah jadi lebih besar sob, jadi jangan langsung menghidupkan motor setelah terendam banjir.
  • Pindahkan dahulu motor ketempat yang aman, yang terbebas dari banjir, sekali lagi ingat jangan langsung dihidupkan motornya yah, bahaya sob nanti malah ngeluarin biaya yang lebih besar karena komponen yang rusak semakin banyak.
  • Bersihkan dahulu bagian bagian yang kotor karena banjir, baik itu pada bagian bodi motor ataupun pada bagian lainnya, lalu keringkan.
  • Kalau punya pengetahuan mengenai motor ada baiknya membuang oli mesin yang pasti sudah bercampur dengan air banjir, dengan cara membuka baut pembuangan oli dan kalau olinya berwarna coklat susu itu artinya oli sudah bercampur dengan air. Tetapi tidak semua orang paham akan motor, bahkan lokasi baut pembuangan olipun ada yang tidak tahu dan tidak paham.

Baca juga : Cat Semprot Diton Premium Khusus Motor

  • Kalau kalian hobinya otak atik motor dan punya pengetahuan mengenai motor ada baiknya periksa komponen kelistrikan, saringan udara, busi, knalpot, baterai, sampai karburator, bersihkan dan lepas komponen tersebut dan keringkan jika motornya belum injeksi.
  • Mengingat sekarang motor lebih didominasi oleh motor matic maka pada bagian CVT juga harus diperhatikan karena kemungkinan besar bagian ini juga kemasukan air maka dari itu harus dibongkar dan dibersihkan komponen-komponen yang ada di dalamnya.
  • Dan yang terakhir adalah jangan menunda untuk segera membawa motor ke bengkel terdekat, kalau tidak punya kemampuan dan pengetahuan mengenai sepeda motor. Jelaskan kepada bengkel bahwa motor ini terendam banjir dan belum dihidupkan.

Kalau Tidak Paham Segeralah Bawa Ke Bengkel

Itulah beberapa hal yang baiknya diperhatikan bagi pemilik kendaraan yang motornya terdampak akibat banjir yang menggenangi wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sekiranya hal sederhana itulah yang harus di perhatikan bagi pemilik kendaraan, karena tidak semua orang mempunyai kemampuan dan pengetahuan akan bagian bagian sepeda motornya, bahkan penyebutan untuk part part sepeda motor tidak paham.

Jadi segeralah bawa motor kebengkel terdekat, mudah mudahan motornya bisa segera sehat kembali untuk dipakai sehari hari. (RAS)

Contak email : rudyasmandara@gmail.com
Facebook : Jakmotor.com

23 Komentar

  1. Wadaw…sampe kerendem sepinggang gitu….butuh waktu sampe motor siap dinyalakan, dan kalo ga paham soal mesin dan kelistrikan baiknya bawa ke bengkel aja, #cari_aman ya Mas 😀

    Thanks Tipsnya :*

  2. Ada beberapa sebab kenapa nggak boleh langsung dinyalakan :
    – kemungkinan besar konslet, karena jalur dan soket2 part2 elektrik basah.
    – kemungkinan besar air masuk ke crakcase dan bercampur dgn oli. Kalau kebanjiran lama, maka part dalam mesin bisa berkarat dan lengket.
    – kemungkinan besar air masuk ke ruang bakar melalui boks filter udara atau knalpot.
    Jadi menurut ane, dihidupin pun susah bahkan nggak bisa. Dan kemungkinan terburuk bisa terjadi yaitu ecu/cdi rusak (konslet) dan piston pecah (water hammer)

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Yamaha Xmax dan Aerox 155 Versi” MAXI Signature ” - jakmotor.com
  2. PWI Jaya Peduli Berikan Donasi Untuk Keluarga Wartawan Yang Terdampak Banjir - jakmotor.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*