Jakmotor.com – Busi adalah komponen dalam kendaraan bermotor yang berguna sebagai pemercik api dalam proses pembakaran dalam mesin suatu kendaraan, termasuk motor.
Sekarang banyak merk busi yang beredar di pasaran, sudah tentu dengan harga berbeda-beda.
Busi bisa didapatkan dengan mudah, karena setiap bengkel biasanya sudah menyediakannya, meskipun itu bengkel kecil pinggir jalan.
Perbedaan busi motor asli dan palsu ada baiknya Anda ketahui. Jangan heran karenan sekarang banyak yang memproduksi busi motor palsu, sehingga harus tahu perbedaannya. Karena komponen motor satu ini sangat penting, maka Anda harus bisa memilih dengan cara yang tepat..
Peredaran busi palsu bukan hanya dipicu oleh iming-iming profit tinggi, tapi juga akses mendapatkan busi bekas atau sampah busi yang relatif mudah.
Busi bekas tergolong dalam sampah anorganik yang aman meski dibuang ke tempat sampah. Selain itu, sampah busi bisa bernilai ekonomi untuk dijual kembali sebagai barang bekas.
Sampah busi yang masih utuh secara fisik berpotensi dimanfaatkan ulang oleh oknum yang ingin mendapatkan keuntungan yang tinggi dari busi beka, contohnya saja dijual sebagai busi seken atau dipalsukan menjadi barang baru. yaitu dengan didaur ulang dengan cara di cuci lagi trus dijual dengan harga murah. Kasus seperti ini sering kita temuin di bengkel-bengkel pinggiran yang menjual busi cucian atau busi bekas.
Busi palsu bukan saja punya umur lebih pendek, tapi juga berpengaruh ke pengapian mesin sehingga menurunkan tenaga, menghambat proses start atau bikin konsumsi bahan bakar makin boros.
Dalam beberapa kasus, busi palsu bahkan memicu overheat yang ditandai dengan melelehnya elektroda busi yang rentan merusak ruang bakar serta piston.
Efeknya adalah busi cepet rusak, mesin bermasalah, pengapian gak normal bahkan ada yang sampai elektroda meleleh sehingga bikin turun mesin.
Selain itu, lelehan material akibat pembakaran yang tidak sempurna bepotensi menimbulkan residu (sisa pembakaran yang tidak sempurna) di dalam silinder mesin.
Jadi pastikan bahwa Anda benar-benar menggunakan busi yang berkualitas baik atau memilih yang asli. Lalu apa perbedaannya dengan yang palsu?
Bagi orang yang tidak paham dengan komponen kecil ini, tentu saja merasa kesulitan dalam membedakan busi palsu dan asli. Meski sulit, bukan berarti keduanya tak bisa dibedakan sama sekali.
Resiko yang terjadi jika menggunakan busi palsu.
Ada banyak ancaman bahaya yang menyerang kendaraan anda apabila menggunakan busi palsu. Adapun salah satunya yaitu boros bahan bakar.
Perlu untuk anda ketahui, penggunaan busi palsu bisa membuat proses pembakaran di mesinnya menjadi kurang optimal.
Selain boros bahan bakar, hal tersebut juga menyebabkan kompresinya bocor dan tarikan kendaraan akan terasa berat.
Pastikan anda mencermati beberapa poin perbedaan busi palsu dan asli di atas agar bisa terhindar dari kerugian yang ditimbulkan akibat pemakaian busi palsu.
Kalau motor terjadi brebet, padahal businya masih baru dan belum lama diganti, itu bisa jadi tanda awal yang menunjukkan busi yang kamu pakai itu palsu. Motor brebet itu bisa disebabkan oleh bahan busi palsu.
Kalau busi yang asli menghantarkan listrik dengan baik, sedangkan Busi palsu itu menggunakan bahan seadanya, sehingga kemampuan melepas panas, menghantarkan listrik enggak sebagus busi asli.

ARTIKEL LAINNYA :
- Dyandra Promosindo Beberkan Tren dan Strategi Jelang Penyelenggaraan IIMS 2026Menjelang pelaksanaannya pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 hadir dengan skala yang semakin besar dan konsep yang semakin […]
- Yamaha Revisi Konsep Aerodinamika, Tak Lagi Gunakan Sayap Tiga LapisYamaha M1 V4 yang diperkenalkan di Jakarta langsung mencuri perhatian, bukan cuma karena mesinnya kini berkonfigurasi V4, tapi juga karena perubahan besar pada desain aerodinamisnya. […]
- Wahana Artha Group Kolaborasi dengan SMK Telkom Malang untuk Siapkan Talent IT Masa DepanWahana Artha Group (WAG) makin serius nyiapin talenta IT masa depan. Lewat program Talent IT, WAG menggandeng siswa kelas XII SMK Telkom Malang buat dapetin […]
- Penjualan Meningkat, WMS Raih Rp500 Miliar Lebih dari Bisnis Sparepart dan ApparelPenjualan sparepart, aksesori, dan apparel Honda lagi on fire! Sepanjang Januari–Desember 2025, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) sukses mencatatkan penjualan sekitar Rp511 miliar, naik 3,9 […]
- Time To Step Up Bareng Komunitas Lewat All New Honda Vario 125 Night RideBerkendara di malam hari jadi pengalaman seru tersendiri bagi pecinta sepeda motor Honda. Memanfaatkan kondisi jalan yang lebih lengang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak […]
- Bukti Kepercayaan Konsumen, 3,9 Juta Motor Honda Diservis di AHASS Jakarta–TangerangTingginya kepercayaan konsumen terhadap layanan purna jual sepeda motor Honda kembali terbukti sepanjang tahun 2025. Selama periode Januari hingga Desember 2025, tercatat sebanyak 3,9 juta […]
- Solar B40 Makin Luas Digunakan, Ini Tantangan dan Solusi bagi Mesin Diesel IndustriPenerapan solar B40 menjadi langkah nyata Indonesia dalam mendorong transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan. Selain menekan emisi gas buang, kebijakan ini juga memperkuat pemanfaatan […]
- Saklar Motor Bermasalah, Performa Terganggu? Waktunya Servis Rutin di AHASSUkurannya memang kecil dan sering luput dari perhatian, tapi saklar punya peran besar dalam menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara. Lewat komponen inilah pengendara bisa mengoperasikan […]
- Resmi Meluncur di Indonesia, Yamaha New TMAX 2026 Hadir dengan Sejumlah PembaruanKehadiran Yamaha New TMAX 2026 di Indonesia bukan sekadar penyegaran tampilan. Skutik premium ini kembali dengan versi terbaru yang sudah memenuhi standar emisi Euro 5+, […]

Leave a Reply