Buatan mana motor ini ?
Motor listrik Minerva Electron adalah motor Indonesia yang diproduksi didalam negeri didaerah Gresik-Jawa Timur.
Harganya berapa?
Harganya Rp16.500.000 on the road jakarta
Ada berapa Warna yang bisa dipilih ?
Motor Listrik Minerva Electron hadir dengan lima pilihan warna yaitu Baby Blue, Tosca, Grey, Blue Silver dan Red Silver.
Terus untuk kecepatan dan jarak tempuhnya bagaimana ?
Jarak tempuhnya bisa menjangkau 50 kilometer tergantung gaya berkendara. Adapun kecepatan puncak yang bisa dicapai sekitar 50-60 km/jam.
Untuk Suspensinya gimana ?
Minerva Electron mengandalkan suspensi depan teleskopik serta peredam kejut ganda di belakang.

Credit Foto : Kumparan.com
Bagian roda menngunakan ukuran berapa ?
Kedua rodanya dibalut ban ukuran 90/90-12. Sedangkan, sistem pengereman memakai tipe cakram yang didukung fitur Combi Brake System (CBS).
Pakai baterai apaan nih ?
Baterainya menggunakan metode swap dari Swap Energi, untuk kemudahan operasional tanpa perlu charge dalam waktu lama.
Baterai Swap apaan tuh ?
Swap baterai adalah membeli daya dengan bertukar baterai motor lisrik lama ke baru dan tersedia di tempat tertentu. Ini adalah perusahaan penyedia jasa penukaran baterai motor listrik yang bernama PT Swap Energi Indonesia (Swap Energi).
Jadi pengguna motor yang memakai baterai Swap yang kehabisan baterai hanya perlu menukar baterai Swap di titik stasiun penukaran yang bernama Swap Poin secara gratis. Sebab, Swap mengenakan tarif dengan sistem kuota yang terbagi tiga opsi, yaitu: 100 km dengan harga Rp20.000, 250 km harga Rp45.000, dan 500 km dengan harga Rp80.000.

Credit Foto : Kumparan.com
Bagaimana dukungan purna jualnya ?
Untuk dukungan penjualan dan purnajual, Kristianto Goenadi, selaku Presiden Direktur PT BML (Bagaskoro Mega Langgeng) yang menaungi motor listrik minerva electron ini menargetkan membangun 25 gerai yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali sampai akhir 2022 ini.
Sumber : kumparan.com
Artikel Lainnya :
- MotoGP 2027 Siap Berubah Total, Pembalap Jadi Kunci Utama
Era baru akan segera dimulai di ajang balap motor paling bergengsi dunia, MotoGP. Mulai musim 2027, motor yang digunakan para pembalap akan benar-benar berbeda. Lebih aman, lebih ramah lingkungan, dan dirancang untuk menghadirkan balapan yang lebih seru dengan banyak aksi salip-menyalip.
Perubahan besar dimulai dari sektor mesin. Kapasitas mesin dipangkas dari 1.000 cc menjadi 850 cc. Langkah ini membuat kecepatan puncak lebih terkendali, meningkatkan keselamatan, sekaligus efisiensi bahan bakar. Jumlah mesin yang boleh dipakai pembalap dalam satu musim juga dikurangi, menegaskan arah MotoGP menuju balap yang lebih berkelanjutan tanpa kehilangan karakter agresifnya.
Soal bahan bakar, MotoGP akan melangkah lebih jauh. Mulai 2027, seluruh motor wajib menggunakan 100 persen bahan bakar ramah lingkungan. Kapasitas tangki pun diperkecil, sehingga tim dituntut lebih pintar mengatur strategi dan efisiensi sepanjang balapan.
Aerodinamika yang selama ini dianggap “terlalu dominan” juga ikut dipangkas. Desain fairing depan dipersempit dan bagian hidung motor dimundurkan. Tujuannya jelas: mengurangi efek aero berlebihan yang menyulitkan pembalap untuk menyalip, sehingga balapan bisa berlangsung lebih rapat dan menarik.
Tak kalah penting, semua perangkat ride-height dan holeshot akan dihapus. Artinya, saat start dan sepanjang balapan, kemampuan pembalap kembali jadi faktor utama, bukan lagi bantuan perangkat elektronik dan mekanis.
Untuk menciptakan persaingan yang lebih seimbang, data GPS seluruh pembalap akan dibagikan ke semua tim setelah sesi selesai. Langkah ini membantu tim dengan performa lebih rendah untuk berkembang, sekaligus memberi wawasan lebih luas bagi penggemar.
Dengan sistem konsesi yang diperbarui dan semua pabrikan memulai dari titik yang sama, MotoGP 2027 menjanjikan era baru yang lebih adil, lebih kompetitif, dan tentunya lebih seru untuk ditonton. Balapan bukan hanya soal teknologi tercanggih, tetapi juga soal keberanian dan skill pembalap di lintasan.
Sumber : motogp.com



Leave a Reply