Menjelang perubahan besar Yamaha yang akan memperkenalkan M1 bermesin V4 pada 2026, Fabio Quartararo justru menoleh ke belakang. Ia mengenang masa-masa awalnya di MotoGP, saat masih mengendarai Yamaha M1 empat silinder segaris, motor yang kini tinggal hitungan waktu sebelum benar-benar ditinggalkan.
Menariknya, momen paling membahagiakan dalam karier Quartararo ternyata bukan saat ia merebut gelar juara dunia MotoGP 2021. Baginya, pole position pertama di MotoGP pada Grand Prix Spanyol 2019 justru terasa jauh lebih spesial. Saat itu, ia masih berstatus rookie, membela tim satelit Yamaha Petronas SRT, dan belum genap berusia 20 tahun.
Musim debut 2019 memang penuh kejutan. Dengan ekspektasi tinggi yang mengiringinya sejak awal, Quartararo mampu menjawab tantangan lewat enam pole position dan tujuh podium. Ia menutup musim di posisi kelima klasemen akhir, bahkan dua tingkat di atas pembalap pabrikan Yamaha dan legenda MotoGP, Valentino Rossi.
Dua tahun berselang, Quartararo naik ke tim pabrikan Yamaha dan langsung mencetak sejarah. Pada 2021, ia sukses merebut gelar juara dunia setelah duel ketat melawan Francesco Bagnaia dari Ducati. Sebuah pencapaian besar yang mengukuhkan statusnya sebagai bintang baru Yamaha pasca-era Rossi.
Namun, di balik prestasi gemilang itu, Quartararo mengakui bahwa musim debutnya justru terasa lebih menyenangkan. Minim tekanan, ia bisa balapan tanpa beban. Jatuh bukan masalah, finis di luar podium pun tetap terasa berharga karena selalu ada pelajaran yang bisa dipetik.
Menurutnya, perbedaan paling terasa datang setelah menjadi juara dunia. Standar tinggi membuat hasil seperti finis keempat terasa mengecewakan. Sementara di tahun pertama, apa pun hasilnya selalu terasa positif—entah itu podium, posisi sepuluh besar, atau sekadar pengalaman belajar.
Bagi Quartararo, itulah alasan mengapa pole position di Jerez 2019 begitu membekas. Sebuah momen sederhana, penuh kebebasan, dan tanpa tekanan, kenangan yang bahkan mengalahkan manisnya gelar juara dunia.

- Honda ADV160 Jelajah Dua Alam, Eksplorasi Alam dan Uji Nyali Bersama KomunitasHonda ADV160 Ajak Komunitas Jelajah Dua Alam, Berani Eksplorasi Sekaligus Uji Nyali! Naik motor sambil cari pengalaman baru? Itulah keseruan yang dirasakan para pengguna Honda […]
- Ngopi Sambil Ngobrolin Mimpi, 4.603 Mahasiswa Diajak #Cari_Aman di JalanNgobrol soal mimpi sambil ngopi? Bisa banget! PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak 4.603 mahasiswa dari 29 perguruan tinggi di Indonesia untuk ngobrol santai sekaligus […]
- Honda Africa Twin Makin Gahar, Ada Warna Baru Grand Prix Red dan Harga Rp665 JutaBuat pecinta motor gede dan petualangan, Honda CRF1100L Africa Twin kini tampil makin fresh. PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penyegaran lewat pilihan warna dan […]
- IIMS Garage Balikpapan Kembali Hadir, Bawa 15 Brand dan Cashback Rp150 JutaKabar seru buat para pencinta otomotif di Balikpapan! IIMS Garage Balikpapan kembali hadir di Pentacity Mall, 21–25 Oktober 2026. Setelah mendapat respons positif pada gelaran […]
- Motor Bekas Pindah Tangan? Transfer Data di Wanda Biar Makin PraktisBeli atau mendapatkan sepeda motor Honda dari pemilik sebelumnya tentu bikin senang. Setelah motor resmi berpindah tangan, biasanya langsung kepikiran banyak hal: cek kondisi motor, […]
- New Honda Stylo 160 Makin Stylish, Mulai Rp29,6 JutaanMau tampil stylish tanpa harus naik kelas ke motor yang terlalu besar? New Honda Stylo 160 bisa jadi salah satu pilihan. Skutik premium fashionable ini […]
- Mau Booking Servis Motor Honda, Lewat Wanda AjaSenin sampai Jumat sudah penuh dengan kerjaan, meeting, macet, dan berbagai aktivitas lainnya. Begitu weekend datang, rasanya ingin benar-benar lepas dari rutinitas. Sabtu dan Minggu […]
- Gesrek Festival: Welcome to Gesrek City, Kota Para Pecinta Musik dan MotorSiap merasakan pengalaman festival yang berbeda? Gesrek Festival: Welcome to Gesrek City akan hadir di Ecopark Ancol, Jakarta, pada 13–15 November 2026. Selama tiga hari, […]









Leave a Reply