Usai Touring Jarak Jauh, Ini Perawatan Motor Yamaha yang Wajib Dicek

Usai Touring Jarak Jauh, Ini Perawatan Motor Yamaha yang Wajib Dicek (1)

Liburan panjang dengan motor memang selalu jadi momen yang paling ditunggu para bikers. Jalanan panjang, pemandangan baru, dan cerita seru di sepanjang perjalanan bikin pengalaman touring terasa tak terlupakan. Namun setelah ratusan bahkan ribuan kilometer dilalui, ada satu hal penting yang sering luput dari perhatian: kondisi motor setelah long touring.

Yamaha Indonesia Motor Mfg mengingatkan, motor yang baru dipakai perjalanan jauh tak cukup hanya dicuci agar kembali kinclong. Perlu ada pengecekan dan perawatan menyeluruh supaya performa tetap terjaga, berkendara tetap nyaman, dan yang terpenting, aman saat dipakai lagi untuk aktivitas harian.

Pasalnya, selama touring jarak jauh motor bekerja lebih keras dari biasanya. Mesin dipakai dalam waktu lama, ban dan kaki-kaki menahan beban ekstra, sementara rem digunakan lebih intens, terutama saat melewati turunan atau kondisi lalu lintas padat. Jika dibiarkan tanpa pengecekan, performa mesin bisa menurun, kenyamanan berkurang, bahkan risiko keselamatan pun meningkat.

Karena itu, ada beberapa komponen penting yang sebaiknya langsung dicek setelah touring. Mulai dari oli mesin yang harus tetap dalam kondisi optimal, rantai dan gir yang bersih serta terlumasi dengan baik, hingga sistem pengereman yang wajib dipastikan masih pakem. Kondisi ban juga tak kalah penting—tekanan dan tapaknya harus ideal agar motor tetap stabil. Selain itu, filter udara perlu dibersihkan dari debu dan kotoran yang menumpuk selama perjalanan.

Sebelum motor kembali digunakan secara rutin, berikut beberapa komponen penting yang wajib dicek:

  1. Oli Mesin
    Pastikan volume dan kondisi oli masih optimal. Oli yang sudah terlalu encer atau berkurang bisa memengaruhi performa dan keawetan mesin. Pengguna Yamaha juga bisa memanfaatkan Y-Connect untuk memantau kondisi motor dan mendapatkan rekomendasi perawatan.
  2. Rantai & Gir
    Rantai harus dalam kondisi bersih, terlumasi dengan baik, dan setelan kelonggarannya sesuai standar. Rantai kering atau terlalu kencang bisa membuat tarikan berat dan tidak nyaman.
  3. Sistem Rem
    Cek ketebalan kampas rem dan respons tuas. Setelah touring jauh, rem biasanya bekerja lebih keras. Jika terasa kurang pakem, jangan tunda untuk melakukan pengecekan lanjutan.
  4. Ban
    Periksa tekanan angin dan kondisi tapak ban. Ban yang aus atau tekanan tidak ideal bisa mengurangi stabilitas dan membahayakan keselamatan, terutama saat kecepatan tinggi.
  5. Filter Udara
    Debu dan kotoran selama perjalanan jauh bisa menumpuk di filter udara. Filter yang kotor dapat mengganggu suplai udara ke mesin dan menurunkan performa.

Sebagian pengecekan ringan memang bisa dilakukan sendiri di rumah. Namun jika mulai terasa tarikan berat, muncul suara tidak wajar, atau rem terasa kurang maksimal, sebaiknya jangan ragu membawa motor ke Bengkel Resmi Yamaha. Apalagi kini pengguna Yamaha juga dimudahkan lewat aplikasi My Yamaha Motor Members untuk memantau riwayat servis, mendapatkan pengingat perawatan berkala, hingga mengakses berbagai promo purna jual. Dukungan teknologi seperti Y-Connect juga membantu pengguna memantau kondisi motor dengan lebih praktis.

Usai Touring Jarak Jauh, Ini Perawatan Motor Yamaha yang Wajib Dicek (2)

Bagi yang hobi riding jarak jauh, Yamaha pun menyediakan layanan darurat YES 24 Hours yang siap membantu saat terjadi kondisi tak terduga di perjalanan, terutama di momen liburan dan arus balik.

Intinya, touring boleh sejauh apa pun, tapi urusan perawatan jangan sampai terlewat. Motor yang dirawat dengan baik bukan hanya lebih enak dikendarai, tapi juga lebih aman dan siap menemani aktivitas sehari-hari. Karena perjalanan menyenangkan bukan cuma soal liburan, tapi juga tentang kembali ke rutinitas dengan motor yang tetap prima.


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*