Anniversary ke-17, AHJ Makin Solid dan Inklusif

Anniversary ke-17, AHJ Makin Solid dan Inklusif (2)

Memasuki usia ke-17, Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) terus menunjukkan semangat kebersamaan, adaptasi, dan regenerasi komunitas. Momentum Anniversary ke-17 yang digelar di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, menjadi refleksi perjalanan AHJ dalam menjaga kekeluargaan sekaligus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Saat ini, AHJ menjadi rumah bagi 55 komunitas dari berbagai line up sepeda motor Honda dengan sekitar 2.500 anggota. Keberagaman komunitas dan aktivitas tersebut menunjukkan pertumbuhan ekosistem komunitas Honda di Jakarta yang tetap terikat dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan.

Perayaan Anniversary ke-17 berlangsung meriah dengan perpaduan budaya Jakarta dan aktivitas komunitas. Acara diisi pertunjukan Palang Pintu dan Tanjidor, Modification Contest, serta pengukuhan PCX Riders Community Indonesia (PRCI) Jakarta sebagai bagian dari AHJ. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 17 tahun AHJ.

Perjalanan AHJ juga mendapat dukungan dari PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang. Dukungan diberikan melalui kegiatan, pembinaan, edukasi, serta fasilitas komunitas, termasuk penguatan kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman. Melalui komunitas, pesan keselamatan dapat disampaikan lebih dekat dan diterapkan langsung dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Memasuki usia 17 tahun, AHJ diharapkan terus berkembang tanpa meninggalkan karakter kekeluargaan yang menjadi kekuatannya. Dengan puluhan komunitas dan ribuan anggota, AHJ memiliki ruang untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan positif, mendorong regenerasi, serta memperkuat hubungan antara Honda dan konsumen. Semangat kebersamaan bersama dukungan WMS dan #Cari_Aman menjadi bagian dari perjalanan AHJ untuk terus memberikan warna positif bagi komunitas sepeda motor Honda dan masyarakat Jakarta.

Anniversary ke-17, AHJ Makin Solid dan Inklusif (1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*