Winglet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari MotoGP modern. Hampir semua motor kini mengandalkan perangkat aerodinamika di bagian depan, sesuatu yang dulu berawal dari eksperimen berani Ducati pada 2015. Saat itu, sayap kecil yang menonjol dari fairing depan langsung mencuri perhatian dan memicu perubahan besar dalam dunia balap motor.
Tujuan winglet sederhana: menjaga roda depan tetap menapak saat motor melaju kencang. Dengan menghasilkan downforce, pembalap bisa membuka gas lebih cepat tanpa khawatir motor mengangkat roda depan. Keuntungannya jelas lebih stabil, lebih cepat, dan lebih agresif di tikungan.
Namun, inovasi ini juga menuai kritik. Biaya pengembangan melonjak, dan bentuk winglet yang tajam dinilai berbahaya saat terjadi insiden. Kekhawatiran ini membuat FIM melarang winglet menonjol pada 2016. Tapi cerita tak berhenti di sana.
Mulai 2017, aerodinamika kembali diizinkan dengan syarat terintegrasi ke dalam fairing. Lahirlah konsep “aerobodi”, di mana bentuk motor dirancang canggih tanpa sayap yang mencolok. Regulasi ini menjadi kompromi antara inovasi dan pengendalian biaya, sekaligus menandai era aerodinamika modern di MotoGP.
Seiring waktu, teknologi aero makin kompleks dan efektif. Motor lebih stabil saat pengereman dan akselerasi, tetapi muncul efek samping: “udara kotor” yang menyulitkan pembalap di belakang untuk menyalip. Aliran udara yang terganggu juga membuat ban depan lebih cepat panas, sehingga duel roda ke roda jadi semakin jarang.
Menjawab kritik tersebut, regulasi baru mulai 2027 akan memangkas pengaruh aerodinamika. Ukuran fairing dipersempit, area aero belakang dikurangi, dan sistem holeshot serta pengatur ketinggian motor akan dilarang total. Harapannya sederhana: balapan kembali lebih mengandalkan skill pembalap, bukan sekadar kecanggihan sayap.
Meski masih ada keraguan, banyak pihak optimistis. MotoGP 2027 diharapkan menghadirkan duel yang lebih rapat, lebih alami, dan lebih seru membiarkan pembalap kembali jadi bintang utama di lintasan.
Credit: id.motorsport.com
- Sukses Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang KampungPT Astra Honda Motor (AHM) kembali menemani perjalanan pulang kampung yang aman dan nyaman bagi konsumen setia melalui program Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) 2026. […]
- WMS Gelar Sarasehan untuk Dukung Pembinaan SMK Binaan Jakarta–TangerangKomitmen memperkuat hubungan antara dunia industri dan pendidikan vokasi kembali ditunjukkan oleh Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati […]
- Bale Santai Honda Sediakan Tempat Istirahat Nyaman bagi PemudikMenyambut musim mudik Lebaran tahun ini, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), kembali menghadirkan Bale Santai Honda (BSH). Fasilitas […]
- 5 Tips Berkendara Aman Saat Mudik LebaranMenjelang musim mudik Lebaran, sepeda motor masih menjadi salah satu moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat Jakarta untuk pulang ke kampung halaman. Selain dinilai praktis […]
- Persiapan Mudik: Cara Mengatasi Kendala Kendaraan di PerjalananArus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan pribadi yang signifikan terutama pada puncaknya tanggal 14 dan 18 Maret. Perjalanan lintas provinsi bukan hanya […]
- WMS Ajak Konsumen Loyal Buka Puasa Bersama, Pererat Kebersamaan Satu HatiRamadan selalu menjadi momen istimewa untuk mempererat kebersamaan. Semangat inilah yang dimanfaatkan Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), dengan […]
- Komunitas Honda Jakarta Rayakan 17 Tahun AHJ dengan Semangat RamadanAsosiasi Honda Jakarta (AHJ) merayakan momen istimewa perjalanan organisasi melalui perayaan ulang tahun ke-17, berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Perayaan diselenggarakan pada Minggu (08/03), McDonald’s […]


Leave a Reply